Minggu, 23 Januari 2011

Berpetualang bersama Si Merah


           Saya memiliki teman baru. Saya menyebutnya Si Merah. Anda mungkin bertanya-tanya siapa Si Merah? Ya itu tadi, Si Merah adalah teman baru saya. Wah udah mulai ngaco nih kayanya. Alkisah, beginilah cerita tentang Si Merah.
                Menulis merupakan salah satu metode untuk mencurahkan perasaan. Sejak September 2010, saya nekad untuk membuat blog ini. Blog ini saya buat memang khusus untuk mencurahkan perasaan dan pemikiran- pemikiran saya. Proses pembuatannya dengan ‘melanggar akses’ web di kantor. Pembuatannya pun melibatkan mba Rifka (dia sih emang suka nulis dan ngomporin aku buat bikin blog juga, red). Jadilah, tulisan pertama saya tentang resep bubur sunsum yang enak gila itu. Hahaha. Kalau Anda mengikuti tulisan saya dari awal, tulisan – tulisan itu lebih banyak tentang perasaan. Maklum, sesuatu yang berhubungan dengan hati biasanya membuat kita jadi luar biasa menjadi pengarang. Singkatnya, sejak saat itu saya menjadi suka menulis. Ditambah, komentar-komentar di tulisan –tulisan itu membuat saya melambung, senang karena ternyata tulisan saya dibaca. Rasanya jauh lebih menyenangkan daripada dipuji atasan (lebay mode on).
                Nah, biasanya saya ngeblog memakai fasilisitas yang ada di Nokia E63 saya. Saya bisa ngeblog sambil tiduran, sambil duduk santai di bis, atau bahkan ketika saya puppy di kamar mandi! Ah, rasanya seperti dunia dalam genggaman deh! Sayangnya, medio November 2010, saya tak bisa lagi menggunakan fasilitas itu karena suatu alasan. Akhirnya blog ini seakan mati suri ditinggal penulisnya. Nah, saya pun beralih ke catatan di facebook. Pokoknya saya jadi keranjingan menulis. Ditambah ‘kompor-kompor’ meleduk dari teman-teman saya yang blognya jauh lebih eksis. Hmm, saya harus cari teman baru nih untuk menyalurkan tulisan saya ini.
                Akhirnya, kesempatan itu datang! Berbekal softloan dari papa yang baru akan dilunasi begitu gaji keluar, akhirnya terbelilah netbook hp ini. Karena warnya yang merah, saya memanggilnya Si Merah. Sayang, Si Merah belum bertemu jodohnya (modem,red). Sementara, Si merah harus mau diajak bepergian ke tempat- tempat di mana akses internet digratiskan. Ah, tapi itu tidak mengurangi niat saya buat ngeblog. Seperti tulisan ini, saya buat Minggu, 9 Januari 2010 dan saya simpan di Data si Merah. Begitu ada kesempatan, pasti saya akan mempublishnya. Jadi, jangan heran, kalo dalam satu kesempatan saya bisa mempublish beberapa tulisan saya. Maklum, masih memanfaatkan gratisan
                Nah, teman baru ini akan menemani saya berpetualang.browsing ini, browsing itu, nulis ini, nulis itu. Semoga, dengan adanya si merah, petualangan saya di dunia maya tidak akan ada habisnya. ENJOY!

1 komentar: